...
DP3AP2KB Mimika Latih Bidan Tingkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Dalam Pelayanan Kontrasepsi

 

MIMIKA - Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) mengadakan kegiatan pelatihan pelayanan kontrasepsi bagi bidan pada fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Mimika, Selasa, 22 November 2022 di Timika. 

Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan, Maria Rettob, SE., membuka kegiatan secara resmi, mewakili Plt Bupati Mimika. 

Dalam sambutannya, Maria Rettob menyampaikan bahwa masalah kependudukan menjadi penting, berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan. 
Namun hal ini telah dipikirkan oleh pemerintah dengan menerapkan kebijakan Keluarga Berencana (KB) untuk menekan laju pertumbuhan penduduk. 

"Program KB merupakan salah satu upaya membantu penurunan kematian ibu dan bayi. Program KB juga berkontribusi dalam mengatur jarak kehamilan dan pencegahan  terjadinya kehamilan yang tidak direncanakan," tutur Maria.

Namun diakui, hingga saat ini program KB belum sepenuhnya berhasil. Kejadian putus pakai berKB cenderung meningkat, dengan penyebab putus pakai adalah efek samping penggunaan alat kontrasepsi.

"Semakin berkembangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya memiliki keluarga yang terencana, mengakibatkan penggunaan alat kontrasepsi meningkat. Tenaga medis perlu memahami berbagai jenis metode kontrasepsi yang paling cocok dengan kondisi masing-masing peserta KB," pintanya

Ditambahkannya, "Metode kontrasepsi tertentu memerlukan kompetensi khusus dalam pemasangan maupun pencabutannya. Sehingga selain memerlukan pengetahuan (kognitif), diperlukan pula kemampuan (skill) khusus."

Untuk itu, lanjut Maria, Pemerintah Kabupaten Mimika melalui DP3AP2KB menggelar pelatihan ini untuk mempersiapkan bidan agar memiliki pengetahuan, keterampilan dan perilaku, sebagaimana menjadi tujuan pelatihan berbasis kompetensi.

"Diharapkan usai pelatihan, peserta mampu berkontribusi pada pelayanan dan peningkatan KB di masyarakat, dalam mendukung visi dan misi Kabupaten Mimika," pungkasnya.

Sementara dalam laporannya, Sekretaris DP3AP2KB sekaligus Ketua panitia kegiatan, Elisabeth Cenawatin, S.E., M.Si., mengatakan bahwa tujuan diadakan pelatihan ini agar peserta mampu melakukan pelayanan kontrasepsi di fasilitas kesehatan standar.

"Diantaranya, melakukan konseling Keluarga Berencana (KB), melakukan pelayanan kontrasepsi pada kondisi khusus dan umum, melakukan rujukan pelayanan KB, melakukan pencegahan pengendalian infeksi dan melakukan pencatatan serta pelaporan pelayanan KB," jelasnya. 

Peserta kegiatan ialah para bidan yang melayani kontrasepsi pada 26 puskesmas dan RSUD Mimika.

Sedangkan narasumber pada pelatihan ini terdiri dari tenaga kesehatan yang telah mengikuti Training Of Trainers (TOT) pelatihan pelayanan kontrasepsi bagi dokter dan bidan yaitu
1.    dr. Fitri Ria Dini P., SpOG, Subsp. Obginsos
2.    dr. Josef William Wattimury, SpOG
3.    Dionesia Pri Utami, STR.Keb, SKM., M.Kes
4.    Anthonia Latupapua, A.Md.Keb.
5.  Margaretha Agystina Kulma Dannari, S.ST., M.Keb.
6.   Thomas K. Tampemawa, SKM, M.Kes dari Balai Pelatihan Kesehatan Provinsi Papua


Tim Peliputan Diskominfo