...
Plt. Bupati Tutup Diklat PKA dan PKP Pemkab Mimika

 

MIMIKA - Plt. Bupati Mimika Johannes Rettob, S. Sos., M.M., menutup secara resmi Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pelatihan Kepemimpinan Pengawasan (PKP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua tahun 2022.

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Grand Tembaga, Rabu 23 November 2022 dihadiri sejumlah Forkompimda, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Penguji (Widyaswara) dari Provinsi Papua, peserta pendidikan dan tamu undangan lainnya. 

Mengawali kegiatan, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mimika, Ananias Faot mengatakan, sejak pembukaan 3 bulan lalu, diklat ini diikuti oleh 30 orang untuk PKA dan 30 untuk PKP. 

Namun, hingga hari penutupan sebanyak 2 orang dinyatakan tidak lulus dan 2 uang ditunda.

“Di PKA ada 2 orang dinyatakan ditunda kelulusannya sampai 14 hari kedepan sambil memperbaiki proyek perubahann dan 1 orang dinyatakan tidak lulus. Di PKP ada 1 orang yang dinyatakan tidak lulus. Yang tidak lulus di karena kan sampai penyampaian tugas akhir mereka tidak lakukan,” jelas Ananias. 

Ia berharap, seluruh peserta yang lulus dapat mengimplementasikan proyek perubahan yang digagas dalam melaksanakan tugas-tugas sehari-hari di instansinya.

Sementara itu, Plt Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan, pendidikan dan pelatihan ini sangat penting untuk mengubah jiwa pesertanya yang merupakan ASN menjadi pemimpin di masa depan. 

“Diklat ini akan membentuk saudara menjadi seorang pemimpin. Jadi apa yang diperoleh selama diklat harus diimplementasikan kedalam pekerjaan saudara sehari-hari,” ungkap Johannes. 

Lanjut Plt Bupati, pendidikan dan pelatihan untuk ASN harus menjadi perhatian semua pihak. Salah satunya adalah seorang ASN wajib mengikuti diklat kepemimpinan sebelum menduduk jabatan. 

Untuk itu, sambung Plt Bupati, dirinya telah menginstruksikan kepala BKPSDM untuk mendata semua ASN di lingkungan Pemkab Mimika yang telah memiliki sertifikat kepemimpian. 

“Ini akan kita perbaiki kedepan. Banyak sekali pekerjaan rumah pemerintah yang harus di selesai secara bertahap,” jelas Johannes.

Diakhir sambutannya, Plt Bupati berharap, proyek perubahan yang digagas setiap peserta diklat dapat diterapkan di instansi masing-masing. Setiap peserta harus menjadi agen perubahan untuk melayani masyarakat sesuai dengan tugas pokok secara efisien dan efektif. 

“Saya tidak mau setelah penutupan ini, proyek perubahan juga tutup. Saya mau gagas saudara itu diimplementasikan di dunia kerja demi pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Johannes.


Mewakili peserta diklat, Leonard Karet dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang menyampaikan kesan dan pesan mengatakan, begitu bangga dari sekian ribu ASN di Mimika sebanyak 60 orang yang terpilih mengikuti diklat. 

“Ini luar biasa. Kami sangat berterima kasih kepada Plt Bupati, BKPSDM Mimika dan para penguji dari Provinsi yang telah membimbing kami sampai pada akhir kami dinyatakan lulus,” ungkapnya.

“Banyak cerita berkesan yang tidak bisa kami lupa, mental kami diuji dan tentu akan menjadi modal kelak ketika dipercaya menjadi pemimpin,” tutupnya. 

Tim LPeliputan Diskominfo