...
Fraksi-Fraksi DPRD Mimika Sampaikan Pandangan Umum Atas RAPBD 2023 

 

MIMIKA - Plt Bupati Mimika, Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos., M.M., hadir pada rapat paripurna II masa sidang III DPRD Kabupaten Mimika dan mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Mimika terhadap RAPBD Mimika tahun anggaran 2023. 

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD, Anton Bukaleng, S.Sos., M.Si., didampingi Wakil Ketua I Alex Tsenawatme, S.AB. dan Wakil Ketua II Yohanes Felix Helyanan, S.E., juga dihadiri oleh pimpinan/perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan  Forkopimda. 

Pada rapat yang berlangsung di Timika, Kamis, 24 November 2022 tersebut, sebagian besar pandangan fraksi meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika untuk menjawab kebutuhan masyarakat dari APBD dengan nilai yang mencapai Rp5.130.288.949.668,00. 

Tujuh fraksi DPRD Mimika yang hadir untuk memberikan pandangan masing-masing fraksi melalui juru bicara yaitu Fraksi Golkar, Fraksi Nasdem, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Gerindra, Fraksi PKB, Fraksi Persatuan Indonesia dan Fraksi Demokrat. 

Marianus Tandiseno, S.E., M.Si., selaku ketua Fraksi Golkar menyampaikan bahwa pihaknya memberikan apresiasi kepada Tim Anggaran Pemerindah Daerah (TAPD) Kabupaten Mimika karena telah menyusun rancangan APBD tahun 2023. 

Ia berharap agar apa yang sudah ditargetkan dalam RAPBD dapat tercapai. Oleh sebab itu sebagai antisipasi dalam pencapaian pendapatan yang telah diterbitkan dalam APBD 2023, Pemkab Mimika dituntut untuk cerdas dan kreatif dalam mengatur aset dan mengelola sumber pendapatan Kabupaten Mimika. 

"Fraksi Golkar mendorong pemerintah untuk optimalisasi pengelolaan sektor sektor lain yang dapat memberikan sumbangsi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), seperti sektor perikanan, pelabuhan, pertanian, perhubungan dan lainnya," ujarnya.

Marianus mengungkapkan bahwa program yang dialokasikan adalah program prioritas yang harus bermanfaat dan menjawab kebutuhan langsung masyarakat, bukan hanya membuat program yang tidak dirasakan langsung oleh masyarakat. 

Kemudian Fraksi Nasdem melalui juru bicaranya, Yustina Timang, SE dalam pandangan umum fraksinya mengharapkan agar Plt Bupati Mimika dapat memaksimalkan resapan anggaran yang tepat sasaran.

"Fraksi Nasdem mengingatkan kembali agar tidak terjadi lagi kesalahan penganggaran belanja barang dan jasa serta kesalahan penganggaran belanja modal, sebagaimana APBD tahun 2021 lalu,"  harapnya. 

Sedangkan pandangan Fraksi PDI Perjuangan yang disampaikan oleh Yulian Solossa, S.Sos., meminta agar pemerintah daerah fokus pada program pendidikan yang terkait dengan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Mimika. Hal tersebut bukan hanya tugas Dinas Pendidikan, namun OPD lainnya dengan program yang sinergis.

"Kepada Dinas Kesehatan agar tetap melanjutkan program peningkatan pelayanan kesehatan di daerah pesisir dan pedalaman, juga peningkatan fasilitas kesehatan, seperti transportasi bagi tenaga kesehatan," pintanya.

Selanjutnya Fraksi Gerindra dalam pandangan umum yang disampaikan oleh Tanzil Azharie mengapresiasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dengan solusi terhadap perekonomian daerah.

Ia mengatakan bahwa saatnya aparatur pemerintah jemput bola, yaitu dengan mendatangi dan mendata UMKM, membantu proses perizinan dan sertifikasi usaha, permodalan, pembinaan usaha, serta promosi dan publikasi produk melalui berbagai event pameran atau eksibisi. 

Dari Fraksi PKB, Miller Kogoya, S.Sos., mengungkapkan bahwa anggaran kali ini naik sangat signifikan bila dibandingkan dengan tahun lalu.

Untuk itu fraksi PKB mendorong dan berharap Pemerintah Kabupaten Mimika dapat mengatasi permasalahan daerah, dan perlu adanya sinergitas bersama dari seluruh OPD 

"Dengan anggaran yang besar, kami berharap selain memprioritaskan infrastruktur, namun juga bisa memprioritaskan pemerataan pembangunan dan penguatan ekonomi masyarakat kecil yang berada di pedalaman dan pinggiran Mimika," ungkapnya. 

Melalui Juru bicaranya Samuel Bunai, S.Sos., Fraksi Gabungan Persatuan Indonesia (Perindo dan PSI) menyampaikan pandangan umum, yaitu mendukung kebijakan Plt Bupati dan Tim OPD untuk memulai membangun dari kampung ke kota

"Alokasi anggaran di beberapa OPD sudah terlihat adanya pemerataan perhatian pemerintah daerah untuk mengalokasikan kegiatan antar kota, pesisir dan pegunungan," tegasnya.

Dan fraksi paling terakhir yang menyampaikan pandangan umumnya adalah Fraksi Demokrat. Lexy David Linturan, S.E., selaku juri bicara mengatakan, penggunaan dana multiyears untuk pembangunan konstruksi jalan yang tingkat penggunaannya tidak mendesak, perlu dirasionalisasi.

Ia menambahkan bahwa dana dari proyek multiyears dapat dialokasikan pada pemberdayaan hidup masyarakat, seperti pembangunan rumah sehat, pembiayaan UMKM, ataupun peningkatan usaha nelayan.

Rapat paripurna dilanjutkan malam harinya dengan mendengarkan jawaban pemerintah daerah terjadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Mimika atas RAPBD tahun 2023 dalam rapat paripurna III masa sidang III DPRD Mimika .


Tim Peliputan Diskominfo Mimika