Pemkab Mimika Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Tahun 2023

...

 

MIMIKA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) yang diadakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui zoom terkait Pengendalian Inflasi tahun 2023, pada Selasa, 24 Januari 2023, bertempat di ruang rapat Kantor Pusat Pemerintahan SP 3.

Rakor yang diikuti oleh Gubernur dan Bupati/Walikota se-Indonesia tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, B.A., M.A., Ph.D.

Hadir dan mengikuti rapat mewakili Pemkab Mimika, Pj. Sekretaris Daerah (Sekda), Dr. Petrus Yumte, S.H., M.Si., didampingi para Asisten pada Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika, Staf Ahli Bupati Mimika, pimpinan atau perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan; Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan; Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Koperasi dan UKM; Dinas Perhubungan, Bappeda, serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait, dan Forkopimda.

Dalam pemaparannya, Mendagri menyampaikan bahwa nilai pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022 sebesar 5,52%. Hal ini cukup bagus, karena tidak banyak negara yang nilainya di atas 5%. Begitu juga dari segi inflasi yang masih relatif terkendali yaitu 5,5% pada bulan Desember 2022.

"Awal Februari nanti, Badan Pusat Statistik (BPS) akan melakukan survey lagi untuk inflasi nasional. Saya menyampaikan agar survey untuk angka inflasi nasional tidak hanya di 100 kota, tapi juga ditambah kabupaten-kabupaten lainnya, karena meskipun 100 kota cukup representatif mewakili nasional, tapi belum cukup akurat," ungkap Tito.

Mendagri berharap agar setiap daerah membuat masterplan tentang branding dari daerah masing-masing, sesuai dengan ciri khas atau produk unggulan dari daerah tersebut.

"Kita bersyukur pada Tuhan Yang Maha Esa karena nilai inflasi kita masih stabil. Tapi kita jangan berpuas diri, karena kita berada di tengah-tengah. Masih ada beberapa negara yang nilainya lebih baik. Itu artinya, kita harus berusaha lebih baik lagi. Kalau bisa turunkan lagi. Target nasional dari Bank Indonesia yang disampaikan pada rapat paripurna berkisar 3%. Untuk itu kita harus bekerja lebih keras lagi," imbau Tito

Mendagri mengatakan, untuk mencapai target nasional, dibutuhkan kerjasama, tidak hanya pemerintah pusat, tapi seluruh pemerintah daerah, diantaranya melalui intervensi Satuan Tugas (Satgas) Pangan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), gerakan menanam, operasi pasar murah, inspeksi mendadak (sidak) monitor harga serta menjaga stok pangan.

Mendagri juga menyatakan apresiasi dari Presiden RI terkait keberhasilan mengendalikan inflasi tahun 2022. Namun Mendagri menjelaskan, seminggu terakhir terlihat kecenderungan penurunan angka pengendalian inflasi. 

"Kita harus bergerak lebih lincah dan lebih cepat lagi untuk mengendalikan inflasi daerah. Ini akan banyak menolong masyarakat, bila harga bisa diturunkan," tegas Tito.


Tim Peliputan Diskominfo Mimika