...
RSUD Mimika akan Dikembangkan, Jadi RS Rujukan Wilayah Meepago

MIMIKA - Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, berencana mengembangkan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika dari Rumah Sakit (RS) kelas C menjadi RS kelas B.

Hal tersebut disampaikan oleh Asisten Bidang Administrasi Umum pada Sekretariat Daerah (Setda) Mimika, Hendritte W. Tandiyono, S.E., M.M., saat mewakili Bupati Mimika membuka acara Konsultasi Publik Kegiatan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) Pengembangan RSUD Kabupaten Mimika, Selasa, 21 Juni 2022, di Timika.

Dikatakan oleh Hendritte, tujuannya untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang lebih optimal kepada masyarakat.

"Dengan pengembangan ini diharapkan, nantinya RSUD Kabupaten Mimika tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kabupaten Mimika saja, namun saat ini telah menjadi rujukan regional wilayah Meepago dan kabupaten sekitar, seperti Kabupaten Asmat, Kabupaten Kaimana dan lainnya," tambahnya.

Diingatkan oleh Asisten Bidang Administrasi umum, selaku pihak pemerintah, harus tertib dalam kewajiban memenuhi perizinan. Salah satu tahapan yang akan dilaksanakan adalah menyusun dokumen AMDAL yang sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta Peraturan Pemerintah nomor 22 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

"Saya berharap agar masyarakat dapat menyampaikan saran, pendapat, tanggapan terhadap rencana pengembangan RSUD Kabupaten Mimika dalam kegiatan konsultasi publik, sehingga dapat bersinergi dalam mewujudkan peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat," imbuhnya.

Konsultasi publik yang dihadiri Direktur RSUD, perwakilan PT. tatwa Jagatnatha dan komisi penilai AMDAL ini diselenggarakan sebagai tahapan awal penyusunan dokumen AMDAL RS yang diatur dalam Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup nomor 17 tahun 2012 tentang pedoman keterlibatan masyarakat dalam proses AMDAL izin lingkungan.

Mengakhiri sambutan, atas nama pemerintah daerah, Hendritte menyambut baik rencana pengembangan ini sebab akan memberi manfaat dan meminimalisir segala dampak negatif yang timbul di lingkungan sekitarnya.

Kegiatan ini sebagai sarana menyampaikan masukan, saran dan tanggapan penyusunan AMDAL, sehingga pembangunan dapat berlangsung tanpa merusak ataupun mengorbankan lingkungan.

 

 

Tim Liputan Diskominfo