Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Nama Dinas/Badan/OPD : Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Alamat : Jl. Poros SP. II - SP. V, Distrik Mimka Baru, Kabupaten Mimika, Papua 99963
Email : disperindagmmk@gmail.com
Nomor Telpon :
Website :
Kepala Dinas/Badan/OPD
BERNADINUS SONGBES, SH
Sekretaris Dinas/Badan/OPD
INOSENSIUS YOGA PRIBADI, SH., MH
Visi dan Misi

VISI :

 TERSEDIANYA SARANA PRASARANA INDUSTRI DAN PERDAGANGAN SERTA PENCIPTAAN IKLIM INVESTASI YANG KONDUSIF UNTUK MIMIKA YANG AMAN, DAMAI, DAN SEJAHTERA BERBASIS SUMBER DAYA STRATEGIS MENUJU KABUPATEN MIMIKA SEBAGAI PUSAT JASA, INDUSTRI DAN PERDAGANGAN.”

 

     MISI :

  1. Pelayan perizinan dibidang Industri, Perdagangan yang cepat, transparasi dan penggunaan teknologi industri.
  2. Terciptanya sistem distribusi barang dan jasa yang baik bagi masyarakat serta pembinaan dan pengawasan barang ekspor dan impor.
  3. Pembinaan terhadap industri kecil dan menengah untuk dapat mandiri dan bersaing dengan industri kecil menengah dasar.
Tugas Pokok dan Fungsi

Dasar pembentukan struktur organisasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika  adalah ketetapan sebagaimana berikut:

  1. Peraturan Daerah Kabupaten Mimika Nomor 4 Tahun 2017 tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Mimika Tahun 2017 Nomor 4, Noreg Peraturan Daerah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua: 04/2017).
  2. Peraturan Bupati Mimika Nomor 63 Tahun 2017 Tentang Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika.

 

Adapun susunan organisasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika, terdiri dari lima unsur. Unsur pertama, yaitu unsur pimpinan, yaitu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Unsur kedua, yaitu unsur sekretariatan yang terdiri dari dua subbagian meliputi: Subbagian Umum dan Kepegawaian, Subbagian Keuangan dan Program. Unsur ketiga, yaitu unsur pelaksana yang terdiri dari tiga bidang dengan masing-masing seksi dalam kesatuan bidang. Bidang dan seksi sebagai unsur pelaksana Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika, diantaranya sebagai berikut:

  1. Bidang Industri, terdiri dari:
    1. Seksi Pembinaan dan Pengembangan Produksi Industri;
    2. Seksi Pengembangan Sumber Daya Alam dan Mutu Industri.
    3. Seksi Penertiban dan Pengawasan Industri
  2. Bidang Perdagangan, terdiri dari:
  1. Seksi Perdagangan Dalam dan Luar Negeri;
  2. Seksi Penertiban dan Pengawasan Perdagangan;
  3. Seksi Pengembangan Sarana dan Perdagangan
  1. Bidang  Perlindungan Konsumen dan Metrologi, terdiri dari:
  1. Seksi Perlindungan Konsumen;
  2. Seksi Metrologi;
  1. Unit Pelaksana Teknis (UPT).
  2. Kelompok Jabatan Fungsional.

 

 

     TUGAS POKOK DAN FUNGSI

Adapun rincian Tugas, Fungsi, dan Tata Kerja Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang perindustrian dan perdagangan sesuai dengan Peraturan Bupati Mimika Nomor 63 Tahun 2017 Tentang Tugas Pokok dan Fungsi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika. Mengenai masing-masing unsur di dalam struktur organisasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika adalah sebagai berikut:

 

Sekretariat

Sekretariat adalah unsur pembantu pimpinan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas. Dimana Sekretariat dipimpin oleh sekretaris.

Sekretariat mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas Kepala Dinas dan merumuskan kebijakan, mengkoordinasikan, membina dan mengendalikan kegiatan umum, kepegawaian, keuangan, perencanaan, evaluasi dan pelaporan.

Sekretariat mempunyai fungsi :

  1. Penyusunan rencana kebijakan teknis program pembinaan, penyelenggaraan tugas pelayanan administrasi umum, kepegawaian, perencanaan, evaluasi dan pelaporan kegiatan dinas dan sekretariat.
  2. Pengkoordinasian penyelenggaraan tugas pelayanan administrasi umum, kepegawaian dan administrasi keuangan serta urusan perencanaan, evaluasi dan pelaporan kegiatan dinas dan sekretariat
  3.  Pengelolaan kegiatan pelayanan administrasi umum, kepegawaian dan administrasi keuangan serta kegiatan urusan perencanaan, evaluasi dan pelaporan kegiatan dinas dan sekretariat
  4. Pengawasan atas pelaksanaan kegiatan pelayanan administrasi umum, kepegawaian dan administrasi keuangan serta kegiatan urusan perencanaan, evaluasi dan pelaporan kegiatan dinas dan sekretariat
  5. Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan kegiatan
  6. Penginventarisasian permasalahan yang berhubungan dengan pelaksanaan tugas dan program kerja sekretriat serta menyiapkan bahan tindak lanjut penyelesaiannya.

 

  1. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian

Sub bagian umum dan kepegawaian mempunyai tugas pokok melaksanakan penyiapan bahan perumusan kebijakan, koordiasi, pembinaan, pengendalian dan pemberian bimbingan di bidang administrasi umum, organisasi dan tata laksana, pengurusan rumah tangga, perlengkapan/perbekalan, dokumentasi, kearsipan, serta pengelolaan administrasi kepegawaian dinas.

  1. Menyusun program kegiatan Sub Bagian Umum dan Kepegawaian
  2. Menjabarkan perintah atasan melalui pengkajian permasalahan dan peraturan perundang-undangan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan kebijakan atasan
  3. Membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan memberi petunjuk/arahan baik secara lisan maupun tertulis
  4. Menyiapkan konsep naskah di dinas bidang administrasi umum dan kepegawaian sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
  5. Menyiapkan bahan dalam rangka pelayanan urusan administrasi uum, organisasi dan tata laksana, pengurusan rumah tangga, perlengkapan, perbekalan, dokumentasi, perpustakaan dan kearsipan, serta pengelolaan administrasi kepegawaian dinas.
  6. Merencanakan dan melaksanakan pengadaan barang untuk keperluan rumah tangga dinas sesuai dengan kebutuhan, anggaran dan peraturan perundang-undangan yang berlaku sebagai dasar pengadaan barang.
  7. Melaksanakan inventarisasi barang kekayaan dinas untuk tertib administrasi serta meaksanakan pemeliharaan barang inventaris agar dapat digunakan dengan optimal.
  8. Membuat laporan rutin tentang peremajaan pegawai, daftar urut kepangkatan (DUK), nominatif pegawai, dan laporan kepegawaian lainnya demi terciptanya tertib administrasi kepegawaian.
  9. Memproses usulan kenaikan pangkat, mutasi, gaji berkala, diklat pegawai dan urusan kepegawaian lainnya.
  10. Melaksanakan monitoring evaluasi dan menilai prestasi kerja pelaksanaan tugas bawahan secara berkala.
  11. Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada sekretaris secara lisan maupun tertulis.
  12. Mengawasi, memantau dan mengevaluasi pelaksanaan tugas Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian
  13. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan atasan
  14. Membuat laporan pelaksanaan tugas

 

  1. Sub Bagian Program dan Keuangan

Sub bagian program dan keuangan mempunyai tugas pokok melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pengkoordinasian penyelenggaraan tugas secara terpadu, pelayanan administrasi keuangan dan pelaksanaan di bidang pengumpulan dan penyusunan rencana kerja, evaluasi dn pelaporan pelaksanaan program kerja.

Tugas pokok Sub Bidang Program dan Keuangan adalah :

  1. Menyusun program kegiatan Sub Bidang Program dan Keuangan
  2. Menjabarkan perintah atasan melalui pengkajian permasalahan dan peraturan perundang-undangan agar pelaksanaan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan kebijakan atasan
  3. Membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan memberi petunjuk/arahan baik secara lisan maupun tertulis
  4. Menyiapkan konsep naskah dinas bidang perencanaan, monitoring dan evaluasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan kebijakan yang ditetapkan atasan.
  5. Menyiapkan bahan penyusunan rencana kegiatan dan anggaran (RKA) / dokumen pelaksanaan anggaran DPA / atau dokumen pelaksanaan perubahan anggaran DPPA sesuai dengan ketentuan yang berlaku
  6. Menghimpun dan mengoreksi bahan usulan program kegiatan dari masing-masing bidang, seksi-seksi dan sub bagian sesuai dengan ketentuan yang berlaku guna menghindari kesalahan.
  7. Melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan kegiatan operasional agar diketahui tingkat realisasinya.
  8. Menyiapkan bahan penyusunan laporan dinas dan menyiapkan bahan penyusunan laporan keterangan pertanggungjawaban Bupati (LKPJ) sesuai dengan indikator-indikator yang telah ditetapkan.
  9. Menghimpun dan mengoreksi seluruh laporan kegiatan yang masuk dari masing-masing bidang, seksi-seksi dan sub bagian sebagai bahan evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan dinas.
  10. Menyiapkan bahan proses pencairn dana dan pengelolaan administrasi keuangan
  11. Melaksanakan pembinaan penatausahaan keuangan
  12. Penatausahaan pengelolaan keuangan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan
  13. Meneliti dan melakukan verifikasi tagihan pembayaran antara lain;
  1. Kelengkapan SPP-LS pengadaan barang dan jasa yang disampaikan oleh PPTK dan telah disetujui PA/KPA
  2. Kelengkapan SPP-UP/GU/TUP, SPP-UP/GU/TUP-Nihil dan SPP-LS Gaji dan tunjangan kinerja serta penghasilan lainnya yang telah ditetapkan sesuai ketentuan perundang-undangan yang diajukan oleh bendahara pengeluaran.
  1. Menyiapkan dan menerbitkan serta mengajukan SPM dengan kelengkapannya kepada BUD melalui bendahra pengeluaran
  2. Membuat register SPP, SPM, dan SPJ
  3. Membuat laporan pengesahan SPJ, pengesahan pengawasan definitif anggaran/kegiatan, register kontrak/surat perintah kerja dan daftar realisasi pembayaran kontrak
  4. Pengarsipan seluruh dokumen pembayaran untuk kepentungan pengawasan dan pengendalian
  5. Mengoreksi surat pertanggungjawaban bendahara kegiatan
  6. Melaksanaan monioring, evaluasi dan menilai prestasi kerja pelaksanaan tugas bawahan secara berkala melalui sistem penilaian yang tersedia sebagai cerminan penampilan kerja
  7. Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada sekretaris baik secara lisan maupun tertulis
  8. Mengawasi, memantau dan mengevaluasi pelaksanaan tugas Kepala Sub Bagian Program dan Keuangan
  9. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan atasan
  10. Membuat laporan pelaksanaan tugas

 

Bidang Industri

Bidang Industri adalah unsur pembantu pimpinan yang berada di bawah bertanggung jawab kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris Dinas. Bidang Industri dipimpin oleh Kepala Bidang.

Bidang Industri mempunyai tugas merumuskan kebijakan, menyusun rencana dan program kerja, mengoordinasikan, membina dan mengendalikan serta memantau dan mengevaluasi kegiatan industri.

Bidang Industri mempunyai fungsi :

  1. Penyusunan rencana dan program kerja
  2. Penyiapan dan perumusan bahan petunjuk teknis industri
  3. Penyusunan regulasi tentang industri
  4. Pengkoordinasian pelaksanaan kegiatan bidang industri
  5. Pelaksanaan dan pembinaan industri
  6. Pengawasan, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan industri
  7. Pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya
  8. Pelaporan pelaksanaan tugas

 

Tugas pokok dan fungsi masing-masing seksi dalam Bidang Industri adalah sebagaimana berikut:

  1. Seksi Pembinaan dan Pengembangan Produksi Industri

Seksi Pembinaan dan Pengembangan Produksi Industri mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas bidang industri dalam pembinaan dan pengembangan produksi industri.

Seksi Pembinaan dan Pengembangan Produksi Industri mempunyai tugas :

  1. Menyusun program kegiatan Seksi Pembinaan dan Pengembangan Produksi Industri
  2. Menyiapkan bahan perumusan petunjuk teknis pembinaan dan pengembangan produksi industri
  3. Membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan memberi petunjuk/arahan baik secara lisan maupun tertulis
  4. Menginventarisasi usaha pembinaan dan pengembangan produksi industri
  5. Melaksanakan bimbingan teknis peningkatan keterampilan dan kemampuan sumber daya manusia/pengusaha dan pelaku industri kimia dan agro
  6. Memfasilitasi pemberian rekomendasi perijinan, promosi dan pemasaran produk
  7. Melakukan pembinaan kerja sama kemitraan dengan instansi pemerintah/swasta dan lembaga/asosiasi dunia usaha dalam rangka penguatan prmodalan
  8. Melaksanakan bimbingan teknis dan konsultasi tentang labeling, hak atas kekayaan intelektual bagi produk hasil industri kimia dan agro.
  9. Memantau dan mengawasi kegiatan industri kimia dan agro untuk perlindungan produk dan pencegahan pencemaran lingkungan
  10. Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan baik secara lisan maupun tertulis
  11. Melaksanakan pengawasan, pemantauan dan evaluasi pembinaan dan pengembangan produksi industri
  12. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya
  13. Membuat pelaporan pelaksanaan tugas

 

  1. Seksi Pengembangan Sumber Daya Alam dan Mutu Industri

Seksi Pengembangan Sumber Daya Alam dan Mutu Industri mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas bidang industri dalam pembinaan dan pengembangan produksi industri.

Seksi Pengembangan Sumber Daya Alam dan Mutu Industri mempunyai tugas :

  1. Menyusun progam kegiatan Seksi Pengembangan Sumber Daya Alam dan Mutu Industri
  2. Menyiapkan bahan perumusan petunjuk teknis Pengembangan Sumber Daya Alam dan Mutu Industri
  3. Membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan memberi petunjuk/arahan baik secara lisan maupun tertulis
  4. Menginventarisasi usaha Pengembangan Sumber Daya Alam dan Mutu Industri
  5. Melaksanakan bimbingan teknis peningkatan keterampilan dan kemampuan sumber daya manusia/pengusaha dan pelaku industri hasil hutan
  6. Melaksanakan bimbingan teknis dan konsultasi tentang labeling, hak atas kekayaan intelektual bagi produk hasil industri hasil hutan
  7. Melaksanakan bimbingan teknis peningkatan dan pengujian mutu produksi industri
  8. Memfasilitasi penerapan standar mutu produk, diverifikasi produk dan inofasi teknologi
  9. Memantau dan mengawasi kegiatan industri hasil hutan untuk perlindungan produk dan pencegahan pencemaran lingkungan
  10. Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan baik secara lisan maupun tertulis
  11. Melaksanakan pengawasan, pemantauan dan evaluasi pengembangan sumber daya alam dan mutu industri
  12. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya
  13. Membuat pelaporan pelaksanaan tugas

 

  1. Seksi Penertiban dan Pengawasan Industri

Seksi Penertiban dan Pengawasan Industri mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas bidang industri dalam penertiban dan pengawasan industri

Seksi Penertiban dan Pengawasan Industri mempunyai tugas :

  1. Menyusun progam kegiatan Seksi Penertiban dan Pengawasan Industri
  2. Menyiapkan bahan perumusan petunjuk teknis Penertiban dan Pengawasan Industri
  3. Membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan memberi petunjuk/arahan baik secara lisan maupun tertulis
  4. Menginventarisasi usaha Pengembangan Penertiban dan Pengawasan Industri
  5. Menganalisa permasalahan yang berhubungan dengan seksi Penertiban dan Pengawasan Industri dan mencarikan alternatif pemecahannya
  6. Melaksanakan pengumpulan dan pengolahan data serta bimbingan teknis di bidang industri
  7. Melaksanakan pembinaan teknis terhadap peningkatan dan pengembangan kemampuan serta keterampilan bagi pengusaha industri
  8. Melaksanakan pengendalian dan pengawasan teknis kegiatan industri
  9. Melaksanakan bimbingan teknis pelaksanaan kebijakan pembinaan dan pengembangan usaha industri
  10. Melaksanakan penerapan teknologi industri
  11. Menyusun standar bahan baku, bahan penolong, proses peralatan/mesin dan hasil produk
  12. Menerapkan standar, pengujian dan sertifikasi dalam bidang bahan baku, bahan penolong, proses, peralatan/mesin, dan hasil produk
  13. Melaksanakan dan memberdayakan kelembagaan industri
  14. Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan baik secara lisan maupun tertulis
  15. Melaksanakan pengawasan, pemantauan dan evaluasi pengembangan penertiban dan pengawasan industri
  16. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya
  17. Membuat pelaporan pelaksanaan tugas

 

Bidang Perdagangan

Bidang perdagangan adalah unsur pembantu pimpinan yang berada di bawah bertanggung jawab kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris Dinas. Bidang Perdagangan  dipimpin oleh Kepala Bidang.

Bidang Perdagangan mempunyai tugas merumuskan kebijakan, menyusun rencana dan program kerja, mengoordinasikan, membina dan mengendalikan serta memantau dan mengevaluasi kegiatan perdagangan.

Perdagangan mempunyai fungsi:

  1. Penyusunan rencana dan program kerja bidang;
  2. Penyiapan dan perumusan bahan petunjuk teknis perdagangan
  3. Penyusunan regulasi tentang perdagangan
  4. Pengkoordinasian pelaksanaan kegiatan di bidang perdagangan
  5. Pelaksanaan dan pembinaan perdagangan
  6. Pengawasan, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan perdagangan
  7. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.
  8. Pelaporan pelaksanaan tugas

 

Tugas pokok dan fungsi masing-masing seksi dalam Bidang Perdagangan adalah sebagaimana berikut:

  1. Seksi Perdagangan Dalam dan Luar Negeri

Seksi Perdagangan Dalam dan Luar Negeri mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas bidang perdagangan dalam perdagangan di dalam dan luar negeri.

Seksi Perdagangan Dalam dan Luar Negeri mempunyai tugas :

  1. Menyusun program kegiatan seksi Perdagangan Dalam dan Luar Negeri
  2. Menyiapkan bahan perumusan petunjuk teknis Perdagangan Dalam dan Luar Negeri
  3. Membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan memberi petunjuk/arahan baik secara lisan maupun tertulis
  4. Merumuskan bahan peningkatan kemitraan antara pengusaha dalam melakukan transaksi dengan pemasaran luar negeri
  5. Merumuskan fasilitasi hubungan kerja sama dalam rangka analisis iklim usaha
  6. Mengkoordunasukan kegiatan pemantauan kerja kebutuhan pokok masyarakat dan barang penting lainnya, penyaluran distribusi barang dan jasa dan pembentukan asosiasi yang terkait
  7. Memberikan bimbingan teknis tentang perlindungan konsumen
  8. Merumuskan bahan fasilitasi promosi dagang
  9. Memberikan proses ijin usaha termasuk ijin wara laba
  10. Menyiapkan bahan pembinaan pengelolaan pergudangan
  11. Mengkoordinasikan kegiatan pemantauan kerja kebutuhan pokok masyarakat dan barang penting lainnya, penyaluran distribusi barang dan jasa dan pembentukan asosiasi yang terkait
  12. Memberikan pelayanan rekomendasi perijinan pasa modern dengan luas gerai maritim di atas 2000 m2
  13. Merumuskan bahan peningkatan kemitraan antar pengusaha dalam melaksanakan transaksi pemasaran luar negeri
  14. Merumuskan bahan kampanye pencitraan produk ekspor unggulan
  15. Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan baik secara lisan maupun tertulis.
  16. Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diberikan atasan sesuai dengan bidang tugasnya.
  17. Membuat laporan pelaksanaan tugas

 

  1. Seksi Penertiban dan Pengawasan Perdagangan

Seksi Penertiban dan Pengawasan Perdagangan mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas bidang perdagangan dalam Penertiban dan Pengawasan Perdagangan.

Seksi Penertiban dan Pengawasan Perdagangan mempunyai tugas :

  1. Menyusun program kegiatan seksi penertiban dan pengawasan perdagangan
  2. Menyiapkan bahan perumusan petunjuk teknis penertiban dan pengawasan perdagangan
  3. Membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan memberi petunjuk/arahan baik secara lisan maupun tertulis
  4. Menginventarisasi usaha pengembangan penertiban dan pengawasan perdagangan
  5. Pengawasan ketersediaan barang kebutuhan pokok dan barang penting
  6. Melaksanakan pengawasan, pemantauan dan evaluasi pengendalian harga
  7. Pengawasan, pemantauan, dan evaluasi pelaksanaan bina usaha dan sarana perdagangan;
  8. Melaksanakan pengawasan persaingan usaha yang tidak sehat dan praktek monopoli
  9. Melaksanakan pengawasan, pemantauan dan evaluasi bina usaha
  10. Melakukan pemeriksaan fasilitas penyimpanan bahan berbahaya dan pengawasan distribusi, pengemasan dan pelabelan bahan berbahaya
  11. Inventarisasi permasalahan pengadaan dan penyaluran serta mencari solusi pemecahannya
  12. Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan baik secara lisan maupun tertulis
  13. Melaksanakan pengawasan, pemantauan dan evaluasi penertiban dan pengawasan perdagangan
  14. Pelaksanaan tugas lainnya yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya.
  15. Membuat laporan pelaksanaan tugas.

 

 

  1. Seksi Pengembangan Sarana Perdagangan

Seksi Pengembangan Sarana Perdagangan mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas bidang perdagangan dalam Pengembangan Sarana Perdagangan.

Seksi Pengembangan Sarana Perdagangan mempunyai tugas :

  1. Menyusun program kegiatan seksi pengembangan sarana perdagangan
  2. Menyiapkan bahan perumusan petunjuk teknis pengembangan sarana perdagangan
  3. Membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan memberi petunjuk/arahan baik secara lisan maupun tertulis
  4. Melaksanakan kegiatan fasilitasi penerapan teknologi informasi perdagangan
  5. Melaksanakan monitoring dan publikasi informasi pasar dan harga komoditas
  6. Meningkatkan dan mengembangkan eksport daerah
  7. Melaksanakan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur pasar
  8. Menyusun rencana pengadaan, pendistribusian, penggunaan dan perawatan sarana dan prasarana pasar.
  9. Membuat perencanaan dan evaluasi tugas dalam bidang penetapan dan pemungutan objek retribusi pasar
  10. Membuat surat ketetapan retribusi daerah (SKRD) dan menghimpun data objek pungutan
  11. Membuat pembukuan hasil pungutan dan menyusun laporan hasil penerimaan pungutan retribusi
  12. Melaksanakan penertiban pembinaan dan pemberdayaan pedagang pasar
  13. Menyetorkan pendapatan yang berasal dari retribusi berdasarkan peraturan perundang-undangan ke kas daerah melalui bendahara penerima
  14. Memberikan saran atau pertimbangan kepada atasan mengenai langkah atau tindakan yang di ambil sesuai dengan tugasnya
  15. Menginventarisir, mengidentifikasi dan menyiapkan bahan pemecahan permasalahan sesuai dengan tugasnya
  16. Menyusun dan mengelola data base dalam mengembangkan sistem informasi pasar
  17. Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan baik secara lisan maupun tertulis
  18. Melaksanakan pengawasan, pemantauan dan evaluasi pengembangan penertiban dan pengawasan industri
  19. Pelaksanaan tugas lainnya yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya.
  20. Membuat laporan pelaksanaan tugas

 

Bidang Perlindungan Konsumen dan Metrologi

Bidang Metrologi dan Perlindungan Konsumen adalah unsur pembantu pimpinan yang berada di bawah bertanggung jawab kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris Dinas. Bidang Perlindungan Konsumen dan Metrologi dipimpin oleh Kepala Bidang.

Bidang Metrologi dan Perlindungan Konsumen mempunyai tugas merumuskan kebijakan, menyusun rencana dan program kerja, mengoordinasikan, membina dan mengendalikan serta memantau dan mengevaluasi kegiatan Metrologi dan Perlindungan Konsumen.

Bidang Metrologi dan Perlindungan Konsumen Metrologi mempunyai fungsi:

  1. Penyusunan rencana dan program kerja
  2. Penyiapan dan perumusan bahan petunjuk teknis kemetrologian dan perlindungan konsumen
  3. Penyusunan regulasi tentang kemetrologian dan perlindungan konsumen
  4. Pengoordinasian pelaksanaan kegiatan kemetrologian dan perlindungan konsumen
  5. Pelaksanaan dan pembinaan kemetrologian dan perlindungan konsumen
  6. Pengawasan, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kemetrologian dan perlindungan konsumen
  7. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan bidang tugasnya.
  8. Pelaporan pelaksanaan tugas

 

  1. Seksi Metrologi

Seksi Metrologi mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas bidang Metrologi dan Perlindungan Konsumen.

Seksi Metrologi mempunyai tugas :

  1. Menyusun program kegiatan seksi metrologi
  2. Menyiapkan bahan perumusan petunjuk teknis kemetrologian
  3. Membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan memberi petunjuk/arahan baik secara lisan maupu tertulis
  4. Melaksanakan pengawasan ukuran takaran timbangan dan perlengkapannya (UTTP)
  5. Melaksanakan metrologi legal berupa tera, tera ulang;
  6. Melaksanakan pengelolaan pos ukur ulang
  7. Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan baik secara lisan maupun tertulis
  8. Melaksanakan pengawasan, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kemetrologian
  9. Pelaksanaan tugas lainnya yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya.
  10. Membuat laporan pelaksanaan tugas

 

  1. Seksi Perlindunga Konsumen

Seksi Perlindungan Konsumen mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian tugas bidang Metrologi dan Perlindungan Konsumen.

Seksi Perlindungan Konsumen mempunyai tugas :

  1. Menyusun program kegiatan perlindungan konsumen
  2. Menyiapkan bahan perumusan petunjuk teknis perlindungan konsumen
  3. Membagi tugas kepada bawahan sesuai dengan bidang tugasnya dan memberi petunjuk/arahan baik secara lisan maupu tertulis
  4. Melaksanakan penyuluhan perlindungan konsumen
  5. Memfasilitasi penyelesaian sengketa konsumen
  6. Melaksanakan pengawasan barang dalam keadaan terbungkus (BDKT)
  7. Menyampaikan saran dan pertimbangan kepada atasan baik secara lisan maupun tertulis
  8. Melaksanakan pengawasan, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan perlindungan konsumen
  9. Pelaksanaan tugas lainnya yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan bidang tugasnya.
  10. Membuat laporan pelaksanaan tugas.
Struktur Organsisasi
Daftar Informasi Publik
No Nama Dokumen Kategori File Keterangan
Kegiatan Dinas Perindustrian dan Perdagangan
...

KEGIATAN BIMTEK KOMODITI KOPI

Kegiatan BIMTEK Komoditi Kopi di PT. TOARKO JAYA - Tana Toraja