DLH Gelar Aksi Iklim Sambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026
MIMIKA – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada 5 Juni 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika bekerja sama dengan PT Freeport Indonesia menggelar kegiatan Aksi Iklim dengan tema melindungi ekosistem darat dan laut serta mewujudkan Mimika yang bersih dan lestari. Kegiatan tersebut berlangsung di Distrik Mimika Timur, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Bupati Mimika yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Setda Mimika, Fransiskus Bokeyau, S.Pd., didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika, Jefri Deda, S.Sos., serta perwakilan PT Freeport Indonesia.
Dalam sambutan Bupati Mimika yang dibacakan oleh Fransiskus Bokeyau, disampaikan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk membangun kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan hidup merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
“Lingkungan yang bersih dan sehat merupakan fondasi utama bagi kehidupan masyarakat yang sejahtera, aman, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Fransiskus menjelaskan, tema Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 yakni “Be the Solution, Not the Pollution” mengandung pesan yang sangat mendalam. Tema tersebut mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dari solusi dalam menjaga bumi.
“Jangan menjadi bagian dari penyebab kerusakan lingkungan. Mulailah dari hal-hal kecil, seperti tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, menjaga kebersihan sungai dan pesisir, serta menanamkan budaya hidup bersih dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Menutup sambutannya, Fransiskus mengajak seluruh masyarakat Mimika, khususnya masyarakat Distrik Mimika Timur, untuk terus membangun budaya hidup bersih dan sehat serta menjadikan kebersihan lingkungan sebagai bagian dari karakter dan gaya hidup masyarakat.
“Mulailah dari rumah, lingkungan keluarga, sekolah, tempat kerja, rumah ibadah, hingga fasilitas umum. Kepada generasi muda, saya berharap agar menjadi pelopor dan agen perubahan dalam menjaga lingkungan. Tunjukkan bahwa anak-anak muda Mimika memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap masa depan bumi dan daerahnya,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika, Jefri Deda, S.Sos., mengatakan bahwa dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, pihaknya melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan, salah satunya kegiatan Aksi Iklim di Distrik Mimika Timur.
Jefri menjelaskan, pada kegiatan tersebut DLH turut menggandeng dan melibatkan peran Kios Sampah. Menurutnya, saat ini Kios Sampah telah menjalankan dua program unggulan.
“Program tersebut meliputi pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos sebagai langkah pengurangan timbulan sampah, serta upaya pembatasan jumlah sampah yang dibuang ke lingkungan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kedua langkah strategis tersebut merupakan tindak lanjut dari Peraturan Daerah (Perda) Nomor 37 Tahun 2025 tentang Pembatasan Penggunaan Kantong Plastik, Wadah, dan Kemasan Plastik Sekali Pakai.
Jefri juga menjelaskan, kehadiran Kios Sampah atau Bank Sampah di wilayah Distrik Mimika Timur merupakan respons atas permintaan masyarakat. Saat ini, banyak warga yang datang membawa sampah untuk ditukarkan dengan berbagai kebutuhan atau imbalan yang telah disediakan di Kios Sampah.
Tim Liputan Diskominfo