MIMIKA - Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos.,M.M., melakukan launching mobil penyapu jalan (road sweeper) dan truk compactor milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Lingkungan Hidup, pada Kamis, 8 Desember 2022 di halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup Jl. Cenderawasih, SP 2.
Launching yang dirangkai dengan penyerahan Alat Pelindung Diri (APD) persampahan berupa sarung tangan, sepatu boots, baju petugas kebersihan dan jas hujan, bagi petugas kebersihan kelurahan, hasil dari pokok pikiran (pokir) anggota DPRD Mimika tersebut, disaksikan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika, Ir. Syahrial, M.M., para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala distrik dan kepala kelurahan di lingkup Pemkab Mimika.
Dalam sambutannya, Plt Bupati Mimika, menyampaikan bahwa Pemkab Mimika harus terus berinovasi, serta terus berusaha memberikan kebaikan dan kesejahteraan yang lebih baik bagi masyarakat, termasuk penatalaksanaan lingkungan hidup.
"Lingkungan hidup merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kesehatan manusia," tegasnya.
Plt Bupati berterima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup yang terus berusaha memperbaiki semua aspek, agara masyarakat di Kabupaten Mimika ini sehat.
Ia menjelaskan, adanya penambahan alat-alat kebersihan ini makin memperluas jangkauan penanganan sampah, bukan saja tiga distrik dalam kota, yakni Mimika Baru, Kuala Kencana dan Wania, tapi dapat ditambah lima distrik atau lebih. Sebab pengoperasian sampah pada tiga distrik saja bisa menghasilkan 95 ton sampah per harinya.
"Mengenai sampah, kita harua bisa berinovasi atau melalukan sesuatu agar bisa membuat sampah menjadi lebih baik atau memiliki nilai tambah bagi peningkatan ekonomi masyarakat," pintanya
Plt Bupati berharap masyarakat bisa mengubah mindset untuk tidak lagi membuang sampah, tapi mencari sampah. Dicontohkannya, di daerah lain, ada bank sampah. Dengan mengikutsertakan Usaha Kecil Menengah (UKM), masyarakat giat mencari sampah dan menjadikannya uang.
"Dalam menjaga lingkungan hidup, kita perlu berinovasi dan mencari pola baru agar masyarakat sadar untuk mengolah sampah menjadi sesuatu yang menghasilkan uang," imbuhnya.
Plt Bupati berpesan agar mulai dari Rukun Tetangga (RT) bisa belajar mengolah sampah, sebab RT memiliki peran yang besar untuk mensosialisasikan kepada warganya.
Plt Bupati juga menekankan, tahun depan akan ada surat edaran Bupati untuk ke depan RT akan dipilih oleh warga, tidak lagi diangkat langsung.
"Kita perlu inovasi bagaimana membuat daerah ini lebih baik, bersih, nyaman, sekaligus memberi edukasi kepada masyarakat, agar perlahan mulai punya kesadaran akan kebersihan lingkungan hidup, tertib buang sampah di jam yang ditentukan, dan membuat sampah menjadi sesuatu yang berguna, yang bisa menjadi uang," tuturnya.
Selanjutnya, Plt Bupati memberikan apresiasi kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dimana saat ini lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) sudah bisa diketahui melalui google maps.
Mengakhiri sambutan, Plt Bupati melaunching mobil penyapu sampah dan truk compactor untuk memadatkan sampah.
"Dengan memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, mulai hari ini Mimika memiliki mobil penyapu jalan dan truk compactor. Semoga Tuhan memberkati kita sekalian dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab kepada masyarakat Mimika, dimulai dengan pengelolaan lingkungan yang baik," pungkas Plt Bupati.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika, mengatakan, dengan adanya dua kendaraan ini akan membantu efisiensi pekerjaan di lapangan.
"Mobil penyapu jalan berfungsi untuk menyapu jalan dan menyedot sampah, serta menyemprot, agar jalan-jalan protokol di kota Timika lebih indah. Sedangkan truk Compactor berfungsi memaksimalkan pengangkutan sampah 3 kali lebih banyak," ungkapnya.
Dengan adanya kendaraan ini, menurutnya, tahun depan tenaga kebersihan akan digeser ke pinggiran kota.
Kepala DLH juga meminta dukungan warga agar membuang sampah sesuai aturan yang ada, serta memohon dukungan lurah untuk memberikan sosialisasi pada warganya.
Tim Peliputan Diskominfo Mimika