Inovasi Daerah
INDRASIGIS (INVENTARISASI DRAINASE BERBASIS GIS)
Tujuan
Menyediakan data dan peta jaringan drainase yang akurat, terkini, dan berbasis spasial.
Mendukung perencanaan teknis pembangunan dan rehabilitasi drainase secara sistematis.
Meningkatkan koordinasi lintas sektor dalam pengelolaan infrastruktur drainase.
Menjadi alat bantu dalam mitigasi bencana banjir dan pengelolaan air permukaan.
Manfaat
Manfaat yang diperoleh dari aksi perubahan ini adalah :
Dari aspek kelembagaan :
Memudahkan dalam pengelolaan data-data Drainage
Mempercepat dan dan mengefektifikan perencanaan, monitoring, evaluasi dan pelaporan Drainage perkotaan
Dari aspek pelayanan kepada publik,
Memudahkan dan mempercepat pelaporan masyarakat untuk masalah mengenai dranage
Mengaktifkan masyarakat dalam menjaga, mengawasi system drainage kota Timika
Hasil yang dicapai
Tersedianya sistem pelaporan secara Elektronik berbasis Aplikasi GIS dalam pemetaan laporan dari masyarakat
Rancang bangun
1. Latar Belakang
Permasalahan genangan dan banjir lokal di wilayah perkotaan maupun perdesaan Kabupaten Mimika semakin meningkat, seiring dengan pertumbuhan permukiman, keterbatasan data teknis drainase, serta lemahnya sistem pemantauan infrastruktur. Banyak saluran yang tidak terdokumentasi secara baik, atau bahkan tumpang tindih dengan jaringan utilitas lainnya. Ketidakterpaduan ini menjadi hambatan dalam perencanaan dan pelaksanaan program penanganan drainase secara efektif.
Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, Dinas PUPR Kabupaten Mimika mengembangkan sistem Inventarisasi Drainase Berbasis GIS (INDRAGIS). Sistem ini merupakan bagian dari penguatan digitalisasi pelayanan publik, sejalan dengan visi pembangunan "dari kampung ke kota" dan arah pengembangan smart city.
2. Tujuan
Menyediakan data dan peta jaringan drainase yang akurat, terkini, dan berbasis spasial.
Mendukung perencanaan teknis pembangunan dan rehabilitasi drainase secara sistematis.
Meningkatkan koordinasi lintas sektor dalam pengelolaan infrastruktur drainase.
Menjadi alat bantu dalam mitigasi bencana banjir dan pengelolaan air permukaan.
3. Manfaat
Efisiensi Perencanaan: Memudahkan identifikasi lokasi prioritas penanganan drainase.
Transparansi Data: Mendorong keterbukaan informasi dalam pengelolaan infrastruktur publik.
Penguatan Mitigasi: Memberikan dasar pemodelan risiko banjir dan rencana adaptasi iklim.
Partisipasi Publik: Membuka kanal pelaporan masyarakat melalui geo-tagging berbasis aplikasi.
Monitoring Kinerja: Menyediakan data berkala untuk pengukuran kinerja layanan drainase.
4. Ruang Lingkup
INDRAGIS mencakup:
Pendataan jaringan drainase primer dan sekunder.
Pengukuran dimensi saluran, kondisi fisik, dan arah aliran.
Pemetaan titik genangan, kolam retensi, dan pompa eksisting.
Pembuatan peta tematik drainase dan dashboard kinerja berbasis web-GIS.
Pelatihan teknis SDM operator sistem dan pengelola data dari OPD terkait.
5. Kinerja Pelayanan
INDRAGIS mendukung peningkatan kinerja pelayanan drainase dengan indikator sebagai berikut:
Cakupan Data: Persentase saluran yang telah terdata dan tervalidasi.
Tingkat Genangan: Penurunan frekuensi dan luas genangan pasca intervensi berbasis data.
Waktu Respons: Kecepatan respon terhadap aduan masyarakat berbasis pelaporan spasial.
Keterpaduan Perencanaan: Tingkat sinkronisasi program lintas OPD berbasis peta drainase.
Pemeliharaan Berkala: Jumlah kegiatan pemeliharaan yang berbasis hasil analisis kondisi saluran.
Melalui INDRAGIS, Dinas PUPR Mimika membangun landasan transformasi digital tata kelola drainase yang proaktif, kolaboratif, dan adaptif terhadap dinamika pembangunan serta risiko iklim.