Inovasi Daerah

MENOSIDAKANDA

Tahap Penerapan Digital Tahun 2025

Tujuan

Tujuan aplikasi meno sidak kanda yang digunakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Mimika adalah untuk melakukan pengawasan terhadap kegiatan masyarakat dan organisasi dalam wilayah Mimika. Aplikasi ini juga bertujuan mengumpulkan dan menyimpan data terkait aktivias yang berkaitan dengan ketertiban dan keamanan masyarakat,meningkatkan kualitas pelayanan public melalui pemantauan yang efektif,memfasilitasi koordinasi antara Pemerintah daearh dan organisasi kemasyarakan,menyediakan data dan informasi yang akurat untuk pengambilan keputusan yang tepat oleh pihak berwenang. Aplikasi meno sidak kanda bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalaam menciptakan keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Manfaat

Bagi Ormas : Mempermudah pendaftaran,pelaporan,dan komunikasi dengan Kesbangpol.Meningkatkan akuntabilitas dan transparansi Organisasi

Bagi Kesbangpol : Mempermudah pemantauan dan pengawasan ormas,Meningkatkan efektifitas pencegahan konflik dan pemeliharaan kemanan daerah

Bagi Masyarakat : Meningkatkan akses informasi tentang organisasi dan memperkuat rasa aman.Secara keseluruhan, aplikasi Meno Sidak Kanda merupakan langkah inovatif dari Kesbangpol Mimika untuk meningkatkan pengelolaan  organisasi masyarakat dan menciptkan lingkungan yang aman dan kondusif di daerah tersebut

Hasil yang dicapai

Hasil  yang dirasakan dengan penerapan aplikasi meno sidak kanda adalah : 

  • Pendaftaran Ormas yang Teratur
  • Peningkatan Komunikasi
  • Pemetaan Potensi Konflik
  • Penegakan Hukum
  • Meningkatkan rasa aman masyarakat

Rancang bangun

NAMA INOVASI           : Meno Sidak Kanda

TAHAPAN                     : Implementasi

INISIATOR                    : Badan Kesatuan Bangsa dan Politik 

JENIS INOVASI             : Pelayanan Publik

BENTUK INOVASI        : Digital

URUSAN                      : Pemerintahan

WAKTU UJICOBA         : 2022

WAKTU PENERAPAN   : 2023

RANCANG BANGUN
  1. DASAR HUKUM

Dasar Hukum Tingkat Pusat

  1. UUD 45 Pasal 27 ayat 3 setiap warga negara berhak memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak  bagi kemanusiaan;

  2. UUD  45        pasal 28 ayat 4 : “ Pemeliharaan keamanan merupakan tanggungjawab bersama antara pemerintah dan Masyarakat

  3. UU nomor 5 tahun 2018  tentang tindak pidana terorisme  Pasal 1 : 

  4. Peraturan Menteri Dalam Negeri No 4 Tahun 2018 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Kesatuan Bangsa dan Politik

  5. UU Nomor 23 tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah

  6. Peraturan Presiden No.38 Tahun 2017 tentang Inovasi daerah.

Dasar Hukum Tingkat Daerah

  1. Peraturan daerah No 8 Tahun 2028 tentang Pembentukan dan tata kerja satuan  perlindungan Masyarakat (SATLINMAS)

  2. Peraturan  Daerah No 10 Tahun 2028 tentang ketentuan umum penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di Kabupaten Mimika;

  3. Peraturan Daerah Kabupaten Mimika Nomor 11 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan ketentuan Umum Penyelenggaraan ketertiban Umum Dan Ketentraman Masyarakat Kabupaten Mimika

  4. Peraturan Bupati Mimika Nomor 23 Tahun 2021 tentang Pedoman Pengeloalaan Keamanan dan Ketertiban Masyrakat kampung

  5. PERMASALAHAN 

    Makro

    Permasalahan Ormas di Kabupaten Mimika Papua,mencakup berbagai aspek yang berkaitan dengan pengelolaan,partisipasi,dan pengaruh Ormas dalam pembangunan daerah.Beberapa permasalahan yang sering dihadapi antara lain 

    Permasalahan Utama :

    • Regulasi dan Pengawasan : Ketidakjelasan regulasi yang mengatur Ormas dapat menyebabkan tumpang tindi fungsi dan tanggungjawab.

      • Koordinasi Antar Ormas.Kurangnya komunikasi dan koordinasi antar ormas sering kali mengakibatkan konflik kepentingan dan persaingan yang tidak sehat.

      • Partisipasi Publik : Rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan Ormas membuat program-program yang dijalankan kurang efektif dan tidak sesuai dengan kebutuhan.

      • Sumber daya manusia : Kualiatas sumber daya manusia dalam Ormas sering kali tidak memadai,sehingga menghambat pengembangan kapasitas dan efektivitas Ormas.

      • Pendanaan : Terbatasnya sumber pendanaan untuk kegiatan ormas juga menjadi kendala yang signifikan,dimana anggaran yang ada sering kali tidak mencukupi untuk menjalan berbagai program secara optimal.

      • Tantangan social dan Budaya ; beragam tantangan social,termasuk perbedaan budaya dan nilai-nilai yang dipegang oleh masing-masing Ormas,dapat menghambat kerjasama dan kolaborasi.

      • Isu Keamanan dan Ketertiban : Ketegangan social dan isu keamanan terkadang diperoleh dari adanya konflik antara Ormas, yang dapat berdampak negative pada stabilitas daerah.Demi mengatasi permasalahan tersebut,dibutuhkan langkah-langkah strategis,seperti peningkatan kapasitas manajerial ormas,pengembangan regulasi yang jelas,serta penyediaan dukungan finasial dan teknis.

Mikro

        Permasalahan Ormas di Kabupaten Mimika tergolong Kompleks dan beragam :

  • Konflik Antar Ormas Permasalahan ini kerap terjadi akibat perebutan wilayah pengaruh perebutan proyek,atau perbedaan ideology.Konflik ini bisa berujung pada aksi kekerasan.

    • Keterlibatan dalam kegiatan kriminal seperti perampokan,pencurian dan perdagangan narkoba

      • Kurangnya pembinaan dan pengawasan: Ormas di Mimika masih membutuhkan pembinaan dan pengawasan yang lebih intensif dari pihak pemerintah dan aparat penegak hukum

      • Minimnya sarana dan Prasarana : Banyak Ormas di Mimika yang kekurangan sarana dan prasarana untuk menjalankan kegiatan

  1. ISU STRATEGIS 

    GLOBAL

    Isu-isu global peran Ormas dalam pembangunan di Negara berkembang:

  2. Meningkatkan Partisipasi masyarakat: Ormas dapat menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah dalam proses pembangunan.

  3. Memberdayakan masyarakat : Ormas dapat memberikan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka

  4. Mengawasi kinerja Pemerintah: Ormas dapat berperan sebagai watchdog dalam mengawasi kinerja Pemerintah yaitu dapat memantau pelaksanaan   program-program pembangunan dan melaporkan kepada masyarakat jika ada penyimpangan atau ketidakadilan.

  5. Menyalurkan aspirasi masyarakat : Ormas dapat menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada Pemerintah.

          NASIONAL

           Beberapa Isu Strategis peran Ormas dalam pembangunan nasional antara lain :

  1. Sebagai Mitra Pemerintah dalam pembangunan seperti : 

    • Meningkatkan Partsipasi masyarakat dalam pembangunan

      • Memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat

      • Melakukan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat

      • Membantu menyelesaikan masalah-masalah social dan ekonomi di masyarakat

  2. Sebagai agen Perubahan Sosial

    • Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang berbagai isu social

      • Mempromosikan nilai-nilai toleransi dan kebangsaan

      • Membangun semangat gotong royong dan kepedulian social

      • Melakukan advokasi dan memperjuangkan hak-hak masyarakat

  3. Sebagai wadah penyaluran aspirasi masyarakat

    • Melakukan Dialog dan Konsultasi dengan pemerintah

      • Mengadakan Audiensi dan demonstrasi

      • Memberikan saran dan masukan kepada pemerintah

  4. Sebagai Sarana pembinaan dan pengembangan potensi masyarakat :

    • Memberikan pelatihan dan pendidikan ketrampilan

      • Membuka lapangan kerja

      • Memberikan bantuan modal usaha

  5. Sebagai perekat persatuan dan kesatuan bangsa

    • Melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat kebangsaan

      • Mempromosikan nili-nilai toleransi dan saling menghormati

      • Menyelesaikan konflik dan perselisihan antar masyarakat

          LOKAL 

           Organisasi Masyarakat ( ORMAS) di Kabupaten Mimika memliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat antaranya : 

  1. Memperkuat Demokrasi : Ormas menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyuarakan aspirasinya dan berpartisipasi dalam proses demokrasi. Ormas jauga dapat berperan dalam mngawasi kinerja pemerintah dan mencegah terjadinya penyalahgunaan kekuasaan

  2. Mewujudkan pembangunan: Ormas dapat membantu mewujudkan pembangunan di kabupaten Mimika dengan terlibat diberbagai program dan kegiatan pembangunan 

  3. METODE PEMBAHARUAN 

    Kondisi Sebelum : 

    Sebeleum adanya aplikasi Meno Sidak Kanda di Kabupaten Mimika Papua, pengelolaan data Organisasi Masyarakat ( Ormas) mengalami beberapa kendala, diantaranya :

Pendataan Ormas yang tidak diinginkan dan Tidak terstuktur: 

  • Kurangnya Data Ormas yang  tidak terhimpun dalam satu basis data yang kosong,sehingga menyulitkan pemantauan dan pelacakan informasi

  • Belum terintegrasi Data yang ada, seringkali tidak lengkap,tidak akurat,dan tidak termutakhirkan,sehingga membingungkan bagi pemangku kepentingan.

  • Kurangnya koordinasi antar instansi terkait dalam pengelolaan data Ormas, sehingga sering terjadi tumpeng tindih data dan tidak konsisten.

  1. Proses pendaftaran dan verifikasi Ormas yang manual dan memakan waktu Pendaftaran Ormas dilakukan secara manual dengan mengisi formulir dan menyerahkan dokumen secara fisik.

  • Proses verifikasi data ormas memakan waktu lama karena dilakukan secara manual dan belum terotomatisasi

  • Hal ini menyebakan lambatnya diterbitkannya Surat Keterangan Terdaftar ( SKT) bagi Ormas yang baru dirikan.

  1. Sulitnya memantau aktivitas Ormas:

  • Tidak adanya system yang bermaksud untuk menghubungkan aktivitas Ormas,sehingga sulit untuk mendeteksi potensi pelanggaran atau kegiatan Ormas yang bertentangan dengan hukum dan norma yang berlaku.

  • Hal ini dapat menimbulkan risiko keamanan dan perdamaian masyarakat.

  1. Kurangnya Komunikasi dan Koordinasi antar Ormas dan Pemerintah   Daerah :

  • Tidak adanya platform yang ringkas untuk komunikasi dan koordinasi antar Ormas dan Pemerintah daerah.

  • Hal ini dapat menyebabkan kesahpahaman dan miskpmunikasi,serta menghambat kerjasama dalam membangun masayarakat yang aman dan kondusif

  1. Sulitnya mengakses informasi bagi masyarakat :

  • Masyarakat tidak memiliki akses yang mudah untuk mendapatkan informasi tentang Ormas yang ada didaerahnya.

  • Hal ini dapat menimbulkan polusi dan kekhawatiran masyarakat terhadap keberadaan Ormas.

Akibat dari kondisi tersebut,muncul beberapa permasalahan seperti :

  •  Munculnya Ormas fiktif yang tidak terdaftar di kesbangpol

  • Sulitnya mendeteksi Ormas radikal dan Ormas yang melakukan kegiatan illegal

  • Terhadinnya konflik antar Ormas

  • Masyarakat menjadi resah dan tidak percaya dengan Ormas

Kondisi Sesudah : 

Dampak Posistif:

Pendaftaran Ormas :

  • Mempermudah pendaftaran ormas di Kabupaten Mimika;

  • Data Ormas lebih menarik dan mudah diakses

  • Memudahkan Verifikasi dan Validasi Ormas

Pemetaan Ormas :

  • Membantu pembentukan Ormas di Mimika,termasuk sebaran,struktur kepengurusan,dan kegiatannya

  • Memudahkan Koordinasi dan Komunikasi antara Pemkab Mimika dengan Ormas

       Pembinaan Ormas :

  • Memudahkan Pemkab Mimika dalam melakukan pelatihan dan pengawasan terhadap Ormas

  • Membantu Ormas dalam menjalankan program dan kegiatannya secara tertib dan sesuai aturan.

       Keamanan dan ketertiban :

  • Diharapkan dapat membantu menjaga keamanan dan perdamaian di Kabupaten Mimika

  • Ormas dapat menjadi mitra Pemkab Mimika dalam mewujudkan pembangunan yang kondusif.

  1. KEUNGGULAN/KEBAHARUAN

    Berikut adalah beberapa keunggulan dan kebaharuan aplikasi meno sidak kanda yang diluncurkan oleh Badan kesatuan bangsa dan Politk ( Kesbangpol) Kabupaten Mimika 

    Keunggulan : :

  • Memudahkan Pendaftaran dan pelaporan Ormas : Aplikasi ini menyediakan platform online bagi ormas di mimika untuk mendaftarkan diri dan melaporkan  secara berkala kepada kesbangpol. Hal ini meniadakan proses manual yang memakan waktu dan rawan eror.

  • Meningkatkan Akuntabilitas Ormas : Dengfan adanya data Ormas yang memuat dan terdigitalisasi, Kesbangpol dapat memantau aktivitas Ormas dengan mudah dan lebih memastikan mereka mematuhi aturan yang berlaku

  • Pengaruh Konflik dan memperkuat keamanan Daerah :mellui pendataan dan pemantauan Ormas, Kesbangpol dapat mengidentifikasi potensi konflik dan mengambil langkah-langkah pencegahan dini untuk menjaga kemanan dan ketertiban

  • Meningkatkan pelayanan masyarakat : aplikasi ini menyediakan informasi yang mudah diakses bagi masyarakat tentang ormas yang terdaftar di Mimika, termasuk visi,misi dan program kegiatan mereka.

         Kebaharuan :

  •  Aplikasi Mobile pertama di papua : Meno Sidak Kanda merupakan aplikasi mobile pertama di papua yang dikhususkan untuk pengelolaan Ormas

  • Integrasi data yang komprehensif : aplikasi ini mengintegrasi data ormas dari berbagai sumber,seperti kemnetrian dalam Negeri,kesbangpol Papua,dan Polres Mimika

  • Fitur Pelaporan yang interaktif : Ormas dapat melaporkan secara berkala tentang kegiatan mereka secara berkala tentang kegiatan mereka melalui aplikasi,lengkap dengan foto dan dokuemntasi

  • Sistem Peringtsn dini ; aplikasi ini dilengkapi dengan system peringatan dini untuk mengindentifikasi potensi konflik dan memberikan peringatan kepada Kesbangpol dan apparat keamanan.

  1. CARA KERJA APLIKASI MENO SIDAK KANDA

  2. Pengurus mendaftarkan Ormas melalui aplikasi Meno sidak Kanda

  3. Pengurus Mengisi data Orams dengan lengkap  dan benar :

    Nama Ormas

    Alamat Ormas

    Struktur kepengurusan

    Program kerja

    Sumber dana

  4. Setelah data lengkap Ormas akan diverifikasi  oleh kesbangpol Mimika

  5. Jika data sudah terverifikasi,ormas akan mendapatkan sertifikat pendaftaran dan terdaftar secara resmi di kesbangpol

← Kembali ke daftar inovasi

Nilai Website Kami

Bantu Kami Meningkatkan Website Pemkab Mimika

Sampaikan pengalaman Anda menggunakan website resmi Pemerintah Kabupaten Mimika. Masukan Anda membantu kami meningkatkan kualitas informasi dan layanan digital.

Mulai Survei