Bappeda Mimika Susun Rencana Induk untuk Dorong Mimika Tengah Jadi Destinasi Wisata Unggulan

Bappeda Mimika Susun Rencana Induk untuk Dorong Mimika Tengah Jadi Destinasi Wisata Unggulan

MIMIKA — Pemerintah Kabupaten Mimika terus mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu potensi daerah yang dapat memberikan kontribusi bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui penyusunan Rencana Induk Destinasi Pariwisata Kabupaten Mimika.

 

Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Pemkab Mimika bersama PT Geo Inti Spasial menggelar Seminar Pendahuluan Penyusunan Dokumen Rencana Induk Destinasi Pariwisata Kabupaten Mimika. Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Bappeda Lantai III, Kamis (24/9/2026).

 

Seminar dibuka secara resmi oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Mimika, Santi Sondang, S.IP., M.Si., didampingi Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia (PPM) Bappeda Mimika, Regina Wenda, S.Sos., M.Si.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri narasumber Ir. Firdaus, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika, Sumitro Hamzah, serta perwakilan lembaga adat Lemasa dan Lemasko.

 

Dalam sambutan Bupati Mimika yang dibacakannya, Santi Sondang mengatakan Kabupaten Mimika memiliki beragam potensi wisata yang perlu dikembangkan secara terencana dan berkelanjutan. Pengembangan tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Mimika sebagai salah satu destinasi wisata di tingkat regional sekaligus membuka peluang peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

 

Menurutnya, salah satu kawasan yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan adalah Mimika Tengah dan sekitarnya. Kawasan tersebut memiliki karakter wisata alam pantai yang dapat dikembangkan untuk berbagai aktivitas rekreasi dan wisata berbasis lingkungan.

 

“Salah satu daya tarik wisata yang memiliki potensi keunggulan dalam meningkatkan perkembangan kepariwisataan di Kabupaten Mimika adalah Mimika Tengah dan sekitarnya, yang menjadi destinasi kawasan wisata unggulan bagi Kabupaten Mimika,” ujar Santi.

 

Namun demikian, potensi tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan. Kondisi sarana dan fasilitas wisata yang belum optimal, keterbatasan prasarana, serta rendahnya kunjungan wisatawan menjadi beberapa hal yang perlu mendapat perhatian dalam pengembangan kawasan.

 

Padahal, sejumlah destinasi seperti Pantai Keakwa, Ekowisata Mangrove Keakwa, Pantai Kampus Biru, serta Ekowisata Mangrove Perikanan Pomako memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata sekaligus penggerak pertumbuhan pariwisata di Mimika Tengah dan Kabupaten Mimika secara lebih luas.

 

“Sehubungan dengan potensi destinasi Mimika Tengah dan sekitarnya yang akan didorong hingga mampu menjadi pemicu pariwisata di Kabupaten Mimika, serta perlunya peninjauan terhadap potensi permasalahan dan peluang, maka perlu dilakukan penyusunan Rencana Induk Destinasi Pariwisata sebagai arahan pengembangan daerah,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, dokumen rencana induk tersebut nantinya diharapkan menjadi acuan dalam menentukan arah dan strategi pengembangan pariwisata. Ruang lingkupnya mencakup pengembangan destinasi kawasan, pemasaran, kelembagaan, pengelolaan, hingga penguatan industri pariwisata di Mimika Tengah.

 

Karena itu, seminar pendahuluan dinilai penting sebagai ruang untuk menyatukan persepsi sekaligus menghimpun berbagai masukan dari pemangku kepentingan. Pemerintah daerah mendorong keterlibatan pemerintah, pihak swasta, akademisi, masyarakat, serta lembaga adat dalam memberikan gagasan dan rekomendasi bagi penyempurnaan dokumen tersebut.

 

Santi berharap proses penyusunan rencana induk dapat menghasilkan arah pengembangan yang sesuai dengan potensi dan karakteristik wilayah, sekaligus tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan serta kepentingan masyarakat setempat.

 

“Dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, saya yakin Mimika Tengah dan sekitarnya kelak berubah menjadi destinasi wisata unggulan yang mandiri, lestari, dan mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat di Kabupaten Mimika secara umum,” pungkasnya.

 

Tim Liputan Diskominfo


Tags :