Bupati Mimika Kukuhkan 54 Paskibra, Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI
MIMIKA – Sebanyak 54 putra-putri terbaik Kabupaten Mimika resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Mimika Tahun 2026. Pengukuhan dilakukan oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos., M.M., di Gedung Eme Neme Yauware, Timika, Minggu (16/8/2026).
Pengukuhan tersebut menjadi salah satu rangkaian persiapan menjelang pelaksanaan Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang akan digelar pada 17 Agustus 2026.
Acara pengukuhan turut dihadiri Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, Pj. Sekda Mimika, Abraham Kateyau, S.E., M.H., pimpinan OPD, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta para orang tua anggota Paskibra.
Prosesi pengukuhan diawali dengan pengucapan ikrar, dilanjutkan dengan penciuman Sang Merah Putih dan penyematan atribut kepada perwakilan anggota Paskibra.
Dalam sambutannya, Bupati Johannes Rettob menyampaikan bahwa pengukuhan tersebut merupakan momentum penting dan bersejarah bagi para anggota Paskibra yang telah melalui berbagai tahapan seleksi, pembinaan, pendidikan, latihan, serta pembentukan kedisiplinan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Mimika dan seluruh masyarakat Mimika, kami menyampaikan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada 54 putra-putri terbaik yang telah mendapatkan kepercayaan dan kehormatan untuk mengemban tugas mulia ini pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Johannes.
Ia menegaskan, kepercayaan yang diberikan kepada anggota Paskibra bukan sekadar sebuah kehormatan, tetapi juga merupakan tanggung jawab dan amanah besar. Bendera Merah Putih yang akan dikibarkan, kata dia, memiliki makna mendalam sebagai simbol perjuangan, persatuan, pengorbanan, dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan.
Johannes juga berpesan agar seluruh anggota Paskibra melaksanakan tugas dengan penuh kedisiplinan dan tanggung jawab serta tidak menganggap remeh setiap bagian dari tugas yang diberikan.
“Satu langkah kalian adalah simbol kedisiplinan, satu gerakan kalian adalah simbol ketepatan, dan satu kibaran bendera adalah simbol penghormatan tertinggi kepada bangsa,” pesannya.
Ia meminta seluruh anggota Paskibra menjalankan tugas dengan hati yang tulus, pikiran yang tenang, tubuh yang tegap, dan semangat yang membara. Momentum tersebut diharapkan menjadi pengalaman berharga yang dapat dikenang sepanjang hidup.
Bupati juga berpesan agar setelah menyelesaikan tugas sebagai Paskibra, para anggota tetap menjadi generasi muda yang unggul dan mampu memberikan dampak positif bagi keluarga, sekolah, lingkungan, serta masyarakat Kabupaten Mimika.
“Jangan berhenti menjadi generasi yang unggul. Teruslah menjadi teladan dan jadilah pemuda yang membawa perubahan positif bagi keluarga, sekolah, lingkungan, dan seluruh masyarakat Kabupaten Mimika,” tutup Johannes.
Tim Liputan Diskominfo