Dharma Santhi Kabupaten Mimika Gelar Perayaan Hari Suci Nyepi

Dharma Santhi Kabupaten Mimika Gelar Perayaan Hari Suci Nyepi

MIMIKA – Umat Hindu di Kabupaten Mimika menggelar Dharma Santhi dalam rangka Perayaan Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1948/2026 M dengan mengusung tema “Vasudhaiva Kutumbakam (Satu Bumi Satu Keluarga), Mewujudkan Harmoni Mimika sebagai Rumah Kita.”

 

Kegiatan ini berlangsung di Balai Wantilan Pura Mandhira Mihika Mandaloka, Timika, Kamis (30/04/2026).

 

WhatsApp Image 2026-04-30 at 21-17-32

Acara tersebut dihadiri dan dibuka secara resmi oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, S.Sos., M.M., didampingi Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong.

 

Dalam sambutannya, Bupati Mimika Johannes Rettob menyampaikan bahwa Dharma Santhi merupakan momentum penting setelah umat Hindu menjalani rangkaian ritual Nyepi sebagai bentuk pengendalian diri dan perenungan.

 

“Melalui Dharma Santhi ini, kita hadir untuk saling memaafkan serta mempererat tali silaturahmi,” ujarnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa Kabupaten Mimika adalah rumah bersama bagi seluruh masyarakat dengan keberagaman suku, ras, dan agama yang menjadi kekayaan daerah.

 

“Saya sangat mengapresiasi umat Hindu di Mimika yang telah menunjukkan sikap toleransi yang luar biasa serta berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan di tanah Amungsa Kamoro ini,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Johannes berharap tema perayaan tahun ini dapat menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.

 

“Kita semua diharapkan dapat menjadikan nilai-nilai dharma sebagai landasan dalam bertindak di tengah tantangan zaman dan dinamika pembangunan di Mimika,” katanya.

 

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengimplementasikan ajaran Tat Twam Asi yang berarti “aku adalah engkau, dan engkau adalah aku” dalam kehidupan sehari-hari.

 

Menutup sambutannya, Johannes berharap momentum Dharma Santhi ini dapat semakin memperkuat sinergi antara umat Hindu dan pemerintah dalam menyukseskan program-program pembangunan daerah.

 

Tim Liputan Diskominfo Mimika


Tags :