Dinas PUPR Mimika Gelar Seminar Pendahuluan Pembangunan Jalan Potowaiburu–Kapiraya–Timika

Dinas PUPR Mimika Gelar Seminar Pendahuluan Pembangunan Jalan Potowaiburu–Kapiraya–Timika

MIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Mimika menggelar Seminar Pendahuluan Pekerjaan Studi Kelayakan dan Detail Engineering Design (DED) Pembangunan Jalan Potowaiburu–Kapiraya–Timika Tahun Anggaran 2026. Kegiatan berlangsung di Hotel Front One, Jalan Hasanuddin, Timika, Jumat (21/8/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Mimika, Yohana Paliling, didampingi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, S.H., M.H., serta narasumber dari PT Durrun Engginer Airone. Turut hadir para kepala distrik, pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika, serta tokoh adat.

 

Dalam sambutan penutupan Bupati Mimika yang disampaikan oleh Yohana Paliling, ditegaskan bahwa kegiatan tersebut masih berada pada tahap seminar pendahuluan. Karena itu, berbagai pembahasan dan data yang disampaikan masih bersifat awal serta membutuhkan penyempurnaan dari seluruh pihak terkait.

 

“Artinya, apa yang telah kita bahas serta data yang tersaji saat ini masih bersifat awal dan memerlukan kelengkapan lebih lanjut dari berbagai pihak terkait. Kami sangat berharap Tim Konsultan dapat segera bekerja menindaklanjuti hasil pertemuan ini, sehingga pada pertemuan selanjutnya kita dapat bertemu kembali dengan persiapan yang lebih matang,” ujarnya.

 

Sejalan dengan arahan pimpinan, Yohana meminta agar pada seminar tahap berikutnya seluruh pihak yang memiliki kepentingan terhadap rencana pembangunan tersebut dapat hadir. Menurutnya, pembahasan selanjutnya akan semakin mendalam dan menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan jalan Potowaiburu–Kapiraya–Timika.

 

“Kita tidak dapat kembali ke tahap yang sudah dilewati, maka kehati-hatian dan kelengkapan peran sangat diperlukan. Kepada Bapak Kepala Dinas, sebelum menyelenggarakan pertemuan berikutnya, pastikan kehadiran semua pihak terkait agar hal-hal yang telah kita bahas hari ini dapat dibahas tuntas dengan data yang lengkap dan solusi yang jelas,” tegasnya.

 

Ia juga menekankan bahwa besarnya anggaran yang disiapkan menunjukkan kompleksitas pembangunan jalan tersebut. Pembangunan tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis dan konstruksi, tetapi juga harus mempertimbangkan aspek sosial, budaya, lingkungan hidup, serta keterlibatan masyarakat dan tokoh adat.

 

“Kita menyadari bahwa anggaran yang disiapkan cukup besar, yang menandakan kompleksitas pekerjaan ini tidak hanya menyangkut aspek konstruksi, melainkan juga aspek sosial-budaya masyarakat, lingkungan hidup, serta keterkaitan dengan berbagai pihak, terutama tokoh adat,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Yohana menegaskan bahwa tujuan utama dari rencana pembangunan jalan tersebut adalah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, aspek konektivitas dan akses masyarakat perlu menjadi perhatian sejak tahap perencanaan.

 

“Yang paling utama adalah manfaatnya bagi masyarakat. Saya sangat mengapresiasi masukan yang disampaikan agar pembangunan jalan ini tidak terlepas dari akses masyarakat, sehingga tidak menjadi jalan yang sepi dan tidak memberikan dampak yang cepat bagi warga di sekitarnya,” pungkasnya.

 

Seminar pendahuluan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menyempurnakan kajian kelayakan dan perencanaan teknis pembangunan Jalan Potowaiburu–Kapiraya–Timika, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan sehingga rencana pembangunan dapat disusun secara komprehensif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Tim Liputan Diskominfo Kabupaten Mimika


Tags :