Gubernur Papua Tengah Tutup Forum Strategis Otsus, Tekankan Validitas Data dan Kolaborasi Pembangunan Papua
MIMIKA – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, secara resmi menutup Forum Koordinasi Strategis Implementasi Otonomi Khusus (Otsus) yang menghadirkan para kepala daerah se-Tanah Papua. Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Horison Diana, Kabupaten Mimika, Selasa (12/5/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi antarpemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pembangunan guna mewujudkan kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP).
Ia menekankan bahwa konsolidasi lintas provinsi serta peningkatan akuntabilitas penggunaan dana Otsus menjadi langkah penting agar program pembangunan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Sebenarnya data sudah ada, tetapi akurasinya masih perlu dipastikan. Contohnya di kampung saya, data siswa PAUD bisa melonjak hingga 1.000 anak dalam sebulan. Karena itu, saya mengajak para bupati dan seluruh pihak untuk bergotong royong memprioritaskan ketersediaan data yang valid,” ujar Gubernur.
Sebagai langkah strategis, Gubernur mengusulkan pelaksanaan sensus Orang Asli Papua secara komprehensif. Menurutnya, data yang akurat akan menjadi dasar penting dalam perencanaan dan penganggaran pembangunan agar lebih tepat sasaran dan berkeadilan.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan Papua membutuhkan kerja sama yang kuat antardaerah, bukan berjalan sendiri-sendiri. Forum koordinasi tersebut dinilai menjadi ruang penting untuk menyatukan langkah dan memperkuat koordinasi pembangunan di seluruh Tanah Papua.
"Papua membutuhkan kolaborasi, bukan berjalan sendiri-sendiri. Forum ini menjadi wadah penting untuk menyatukan koordinasi agar seluruh kebijakan pembangunan benar-benar menyentuh masyarakat hingga ke akar rumput,” katanya.
Pada kesempatan itu, Gubernur berharap program prioritas di bidang kesehatan, pendidikan, dan ekonomi kerakyatan terus diperkuat demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat Papua.
Ia juga menyampaikan rencana berkelanjutan forum koordinasi tersebut yang akan digelar secara bergilir disejumlah wilayah di Tanah Papua.
"Tahun depan, setelah data kita finalkan, rapat koordinasi akan dilaksanakan di Sorong, kemudian bergeser ke Wamena atau Merauke agar pembangunan di provinsi-provinsi baru ini semakin semarak,” pungkasnya.
Tim Liputan Diskominfo