Laksanakan Program PRO ASN 2026, Kaban BKPSDA: Potensi dan Kompetensi ASN Terlihat dari Hasil Profiling

Laksanakan Program PRO ASN 2026, Kaban BKPSDA: Potensi dan Kompetensi ASN Terlihat dari Hasil Profiling

MIMIKA - Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BKPSDA) melaksanakan Program PRO ASN 2026 sebagai langkah strategis untuk memetakan potensi dan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Mimika.

 

Hal tersebut disampaikan Kepala BKPSDA Mimika, Hermalina W. Imbiri, SE, M.Si, saat meninjau pelaksanaan profiling ASN di Titik Lokasi (Tilok) SMP Negeri 2 Mimika, Jumat (28/8/2026).

 

Hermalina mengatakan, pelaksanaan profiling menjadi bagian penting dalam memperoleh gambaran mengenai potensi dan kompetensi masing-masing ASN. Hasil profiling nantinya dapat menjadi salah satu dasar dalam mendukung pengembangan karier dan pengelolaan sumber daya aparatur.

 

“Seluruh aparatur sipil negara diharapkan mengikuti agenda ini dengan penuh tanggung jawab demi pengembangan karier ke depan. Potensi dan kompetensi dari masing-masing peserta akan dilihat dari hasil profiling-nya sendiri,” tegasnya.

 

Untuk memastikan seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama, panitia juga memberikan kelonggaran bagi ASN yang berhalangan hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan. Peserta yang tidak dapat mengikuti profiling pada jadwalnya akan diberikan kesempatan untuk mengikuti sesi pada hari berikutnya.

 

“Jika peserta yang namanya sudah terjadwal, namun ternyata berhalangan hadir pada hari yang ditentukan, panitia akan mengalihkan atau menjadwalkan ulang sesi mereka ke hari berikutnya,” jelas Hermalina.

 

Ia menambahkan, secara umum pelaksanaan profiling di empat titik lokasi berjalan dengan lancar. Dukungan jaringan internet dan perangkat komputer di masing-masing lokasi juga dalam kondisi baik sehingga proses pengisian dan pengerjaan tes dapat berlangsung tanpa kendala teknis berarti.

 

Meski demikian, panitia menerima informasi mengenai seorang peserta yang meninggalkan ruangan saat tes berlangsung dan belum kembali hingga sesi berakhir. BKPSDA kemudian melakukan pengecekan untuk memastikan kondisi dan alasan peserta tersebut meninggalkan ruangan.

 

“Selama pelaksanaan profiling, jaringan internet maupun perangkat komputer tidak ada kendala. Namun, kami mendapat informasi ada peserta yang belum selesai mengerjakan soal tes kemudian meminta izin keluar sebentar ke toilet, tetapi ternyata tidak kembali lagi ke ruangan. Pihak BKPSDA saat ini sedang mengecek nama pegawai tersebut untuk memastikan alasannya, apakah karena mendadak sakit atau ada kendala mendesak lainnya,” tuturnya.

 

Hermalina berharap seluruh ASN yang mengikuti Program PRO ASN 2026 dapat menjalani proses profiling dengan serius dan bertanggung jawab. Menurutnya, hasil penilaian yang diperoleh melalui sistem akan memberikan gambaran mengenai kualitas, potensi, serta kompetensi masing-masing aparatur.

 

Ia juga menjelaskan bahwa peserta tidak perlu menunggu lama untuk mengetahui hasil profiling. Hasil penilaian dapat diakses secara mandiri oleh peserta melalui aplikasi MyASN setelah mengikuti proses profiling.

 

“Sebagai bentuk transparansi, peserta tidak perlu menunggu lama untuk melihat hasil kerja mereka. Sehari setelah mengikuti profiling, para peserta bisa langsung melihat hasil profiling atau nilai mereka secara mandiri melalui aplikasi MyASN,” ungkap Hermalina.

 

*Tim Peliputan Diskominfo Mimika*


Tags :